"Ada yang mau disampaikan kepada Pak Menteri mengenai kesejahteraan atau rumah dinas?" tanya Denny ke Asisten Supervisor Imigrasi Bandara Alvian, Sabtu (22/10/2011).
"Kesejahteraan pasti Pak. Tapi sejauh ini sudah cukup baik. Dengan kerja yang begitu padat saat ini, saya cukup bersyukur," jawab Alvian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya Rp 2,3 juta dengan tunjangan istri. Tambah remunerasi Rp 1,9 juta per 3 bulan," ujar Alvian.
Sambil mencatat di notes kecilnya, Denny lalu bertanya ke Kepala Kantor Imigrasi Khusus Bandara Dirman Sukardi soal pungutan liar. Dirman mengakui masih ada 1 atau 2 anak buahnya yang melakukan pungli.
"Kita berupaya Pak untuk menghilangkan itu. Tapi 1 atau 2 orang masih ada petugas kita yang nakal. Kita usahakan lagi tidak ada," ujarnya.
Di Bandara, Denny juga sempat bertanya ke calon penumpang berkewarganegaraan Malaysia apakah ada masalah keimigrasian. "No problem," katanya.
Hingga pukul 16.30 WIB, Denny masih menggelar pertemuan dengan para pegawai imigrasi bandara di ruangan tertutup. Belum diketahui kapan Denny yang datang sejak pukul 15.30 WIB itu akan meninggalkan bandara.
(mpr/gah)










































