Informasi ini disampaikan oleh Kepala Penukaran Uang Makkah, Adel Maltani, seperti dilansir Arab News, Sabtu (22/10/2011).
Dia menuturkan, pada akhir musim haji nanti, sekitar 5 miliar riyal akan ditukar. "Ini 20 persen lebih sedikit dibanding musim haji tahun lalu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, dia berharap banyak uang akan memasuki Kerajaan Saudi selama musim haji tahun ini sehingga pasar uang berkembang.
Ditanya kemungkinan sejumlah kantor penukaran uang menarik keuntungan dari ketidaktahuan jamaah dan menawarinya rate kompetitif, Maltani mengakui bahwa trend ini ada dua tahun lalu. Akibat praktek itu, sejumlah kantor penukaran uang ditutup, namun dampaknya malah mendorong bisnis ilegal oleh orang asing yang tak ragu-ragu menipu jamaah.
"Saya rasa fenomena itu tak ada lagi. Apalagi sekarang ada banyak kantor penukaran legal," kata Maltani.
Maltani juga berharap Saudi Arabian Monetary Agency (SAMA) mengizinkan pendirian kantor penukaran uang di semua wilayah. "Aturan yang ada sekarang tak mengizinkan itu," ujarnya.
SAMA mengingatkan cabang-cabang bank dan kantor penukaran uang sepanjang perbatasan dan pintu masuk untuk mewaspadai mata uang palsu. Disebutkan, siapa pun yang tertangkap menukarkan uang palsu, akan dipenjara dan didenda.
(nrl/nik)











































