"Golkar, Pak Ical tidak mempermasalahkan, sudah legowo," kata anggota Dewan Pembina PD Achmad Mubarok, saat dihubungi, Jumat (21/10/2011).
Sedang pernyataan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tandjung yang menyayangkan pencopotan Fadel, dinilai Mubarok hanya pernyataan yang menghibur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mubarok menjelaskan, sepenuhnya pencopotan Fadel dari kabinet adalah hak presiden. Tentu siapa pun harus menyadari itu. "Pokoknya itu hak prerogatif presiden," tuturnya.
Sebelumnya seperti yang disampaikan Mensesneg Sudi Silalahi pencopotan dilakukan karena Fadel punya masalah yang rill dan berdasarkan pada fakta.
"Saudara Fadel jelas ada masalah dan masalah itu riil, ada faktanya. Kepada yang bersangkutan agar segera mengelolanya," terang Sudi di sela-sela kunjungan Presiden SBY di Bali, Jumat pagi.
Namun Sudi tidak detail mengungkap masalah apa yang harus segera ditangani oleh Fadel Muhammad. Apa yang disampaikan Sudi itu kemudian menuai kritik dari politikus Golkar Nudirman Munir. Dia menilai kalau Fadel ada masalah, beberapa menteri juga memiliki masalah.
"Ini aneh, kenapa Andi Mallarangeng dan Muhaimin tidak dicopot juga. Padahal mereka juga bermasalah," ujar politisi Golkar Nudirman Munir saat dihubungi.
(ndr/vit)











































