Jaga Perbatasan Ibarat 2 Landak yang Kedinginan

Jaga Perbatasan Ibarat 2 Landak yang Kedinginan

- detikNews
Jumat, 21 Okt 2011 15:10 WIB
Jaga Perbatasan Ibarat 2 Landak yang Kedinginan
Jakarta - Pakar hukum internasional Hasjim Djalal mengatakan menjaga perbatasan tidaklah mudah. Ia mengibaratkan seperti dua hewan landak yang kedinginan di tengah malam. Maksudnya?

"Dua hewan landak kalau terlalu jauh kesepian dan kedinginan. Tapi kalau landak terlalu dekat nanti saling tusuk-menusuk. Jadi jangan terlalu cepat excited soal perbatasan," kata Hasjim.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi bertajuk 'Merawat Daerah Perbatasan, Merawat Indonesia', di gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (21/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu Hasjim menekankan pentingnya diplomasi untuk mengelola perbatasan wilayah dengan negara lain. Ia pun berbagi lima tips dalam berdiplomasi.

"Yang pertama adalah sebisa mungkin tidak menggunakan kekuatan. Kedua, kekuatan hanya digunakan untuk pencegahan. Ketiga adalah mencari common interest atau kesamaan di antara wilayah yang saling berbatasan," terangnya.

Sementara tips keempat menurut Hasjim adalah kesabaran, ketekunan dan konsistensi dalam mengelola perbatasan. Terakhir, menggunakan direct negotiation atau negosiasi secara langsung yang tidak perlu dipublikasikan secara luas.

Menjaga perbatasan, lanjut Hasjim tidak semudah yang dibayangkan. Apalagi bila yang menjadi titik perbatasan merupakan batas alam seperti garis-garis sungai maupun muara aliran air sungai. Karena hal itu mudah berubah.

"Satu lagi yang perlu diingat, Bad fence makes bad neighbour. Good fence makes good neighbour. Pagar yang buruk akan membuat tetangga yang buruk, begitu pula sebaliknya," tutup Hasjim.

(feb/anw)


Berita Terkait