Demikian ungkap Mensesneg Sudi Silalahi menanggapi kontroversi pencopotan Fadel Muhammad dari KIB II. Pernyataan disampaikan di VVIP Room Bandara Ngurah Rai, Bali, Jumat (21/10/2011).
"Saudara Fadel jelas ada masalah dan masalah itu riil, ada faktanya. Kepada yang bersangkutan agar segera mengelolanya," ujar Sudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah masalah hukum atau bukan, yang jelas masalah itu ada dan biarlah prosesnya berjalan," jawab Sudi.
Lebih lanjut dia menyampaikan, pencopotan Fadel Muhammad telah dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Ketum DPP Golkar Aburizal Bakrie. Demikian juga dengan nama penggantinya, Syarif Cicip Sutardjo.
"Tidak benar bahwa saya telepon pada last minute seperti Saudara Fadel terus katakan. Surat dari Golkar kami terima sore hari. Setelah dibuka, baru disampaikan kepada yang bersangkutan," papar Sudi.
Metode yang diterapkan kepada Fadel Muhammad juga berlaku bagi menteri baru dan yang dipertahankan. Semua masukan dari masyarakat diverifikasi untuk mendapatkan faktanya.
"Banyak masukan tentang calon meteri, tapi semua diolah. Mana yang benar dan tidak. Ada yang sampai pada titik kritis, tapi akhrinya itu tidak mengandung kebenaran," jelas Sudi.
"Saya tegaskan proses reshuffle melalui pertimbangan rasional, ada sistem dan metodenya," sambung Sudi.
(lh/anw)











































