"Yang pertama, keluar atau tidak dari koalisi. Pertimbangannya adalah kepentingan bangsa atau nasional, bukan kepentingan partai semata," ujar Wakil Sekjen PKS, Mahfudz Siddik kepada detikcom, Jumat (21/10/2011).
Kedua, PKS akan lebih cermat sebelum akhirnya memutuskan keluar dari koalisi. Walaupun sejumlah kontrak koalisi sudah dilanggar SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika mayoritas kader menghendaki, PKS pun tak akan ragu lagi keluar dari koalisi. PKS yakin, jika opsi itu diambil, mereka tidak akan kehilangan suara di Pemilu 2014.
"Keluar atau tidak dari koalisi, bagi PKS, bukan hal yang sulit dan tidak berhubungan scara signifikan dengan hasil pemilu. Karena PKS pernah koalisi atau oposisi tetapi trend suara naik terus," ungkapnya optimis.
(van/mok)











































