Peristiwa tersebut terjadi dalam pembukaan Konggres VIII Senawangi di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Senawangi adalah kependekan dari Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia, organisasi yang beranggotakan para seniman dunia pewayangan.
Karena termasuk dalam agenda kebudayaan, maka dalam pembukaan Kongres Senawangi Jumat (21/10/2011), itu, turut diundang pula Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Mendikbud M Nuh mewakilkan kepada wakilnya yang membawahi kebudayaan, yaitu Wamendikbud Wiendu Nuryanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di awal sambutannya, Wapres sempat menyinggung kehadiran Musliar. "Beliau (Musliar) sebenarnya mewakili kolega beliau, yaitu Ibu Prof Wiendu. Prof Wiendu adalah wakil menteri di bidang kebudayaan," ucap Boediono.
Menurut Boediono, sekarang ini Kementerian Pendidikan Nasional sudah berganti menjadi Kemendikbud. Kemendikbud merupakan wadah baru yang kini juga membawahi kebudayaan. Sektor kebudayaan tidak lagi menyatu di Kementerian Pariwisata.
"Jadi suatu wadah baru yang nanti bapak-bapak dan ibu sekalian bisa mengadu kalau ada apa-apa," ujar Boediono kepada peserta kongres.
Biasanya, dalam setiap acara yang dihadiri menteri terkait, menteri tersebut juga menyampaikan sambutan. Akan tetapi dalam acara ini, Mendikbud tidak memberikan sambutan. Wamendikbud Musliar pun cuma duduk manis saja. Selesai acara, ia ikut menyalami para peserta kongres bersama Wapres Boediono.
(irw/anw)










































