Ketika Wakil Menteri Mewakili Wakil Menteri

Ketika Wakil Menteri Mewakili Wakil Menteri

- detikNews
Jumat, 21 Okt 2011 11:13 WIB
Ketika Wakil Menteri Mewakili Wakil Menteri
Jakarta - Wakil menteri rupanya tidak hanya bertugas mewakili menteri selaku atasannya. Ia juga bisa mewakili wakil menteri lain yang berhalangan hadir dalam suatu acara.

Peristiwa tersebut terjadi dalam pembukaan Konggres VIII Senawangi di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Senawangi adalah kependekan dari Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia, organisasi yang beranggotakan para seniman dunia pewayangan.

Karena termasuk dalam agenda kebudayaan, maka dalam pembukaan Kongres Senawangi Jumat (21/10/2011), itu, turut diundang pula Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Mendikbud M Nuh mewakilkan kepada wakilnya yang membawahi kebudayaan, yaitu Wamendikbud Wiendu Nuryanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eh, rupanya Wiendu juga berhalangan hadir di acara itu karena suatu hal. Maka, Wamendikbud bidang pendidikan lah yang mewakilinya, yaitu Musliar Kasim. Musliar yang tampil mengenakan baju batik pun duduk di depan para dalang peserta Kongres Senawangi bersama Wakil Presiden Boediono.

Di awal sambutannya, Wapres sempat menyinggung kehadiran Musliar. "Beliau (Musliar) sebenarnya mewakili kolega beliau, yaitu Ibu Prof Wiendu. Prof Wiendu adalah wakil menteri di bidang kebudayaan," ucap Boediono.

Menurut Boediono, sekarang ini Kementerian Pendidikan Nasional sudah berganti menjadi Kemendikbud. Kemendikbud merupakan wadah baru yang kini juga membawahi kebudayaan. Sektor kebudayaan tidak lagi menyatu di Kementerian Pariwisata.

"Jadi suatu wadah baru yang nanti bapak-bapak dan ibu sekalian bisa mengadu kalau ada apa-apa," ujar Boediono kepada peserta kongres.

Biasanya, dalam setiap acara yang dihadiri menteri terkait, menteri tersebut juga menyampaikan sambutan. Akan tetapi dalam acara ini, Mendikbud tidak memberikan sambutan. Wamendikbud Musliar pun cuma duduk manis saja. Selesai acara, ia ikut menyalami para peserta kongres bersama Wapres Boediono.


(irw/anw)


Berita Terkait