"Presiden SBY nyata-nyata tidak memegang komitmennya. Makanya saya minta kita tegas untuk keluar dari koalisi," ujar Ketua DPP VI bidang perdagangan PKS, Refrizal saat dihubungi detikcom, Jumat (21/10/2011).
Menurut Refrizal, tidak ada untungnya berada di dalam koalisi bila Presiden SBY sendiri tidak konsisten. Menurutnya, dengan mencopot Menristek Suharna, SBY telah melanggar kesepakatan ketika deklarasi di Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR ini, PKS tidak akan rugi keluar dari koalisi. PKS juga tidak akan kehilangan pendukungnya bila keluar dari koalisi.
"Kita ini partai kader. Kader kita real dan jelas. Tidak perlu kita khawatir akan menurunkan pendukung kita," terangnya.
Meski demikian, Refrizal menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir pada Majelis Syuro PKS. "Itu usulan saya saja, agar sebaiknya kita tegas untuk keluar dari koalisi. Tapi keputusan akhir di Majelis Syuro," imbuhnya.
(her/mok)
