"Ini motor bapak, plat nomornya sama," ujar Andika beberapa waktu lalu. Kala itu motor terparkir di halaman Polsek Kembangan.
Salah seorang saksi, Ari juga mengenali motor tersebut melalui stiker bertuliskan beat dan stiker bendera merah putih yang ditempel di bagian belakang dan depan motor. Saat detikcom melihat, stiker itu memang benar ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi yang dihimpun detikcom, motor itu ditemukan di Jalan Siantan, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Kala itu warga melihat motor dari siang hingga malam terparkir di tepi jalan tanpa diketahui pemiliknya sehingga dilaporkan ke polisi.
"Informasinya seperti itu, anggota saya sedang mengeceknya," kata Kasat Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya , Kompol Hery Heryawan.
Warga Jagakarsa menyebut mayat gosong itu bernama Sutarto (56). Pria paruh baya yang bekerja sebagai kurir dokumen di Taman Aries, Jakarta Barat. Terakhir korban berangkat kerja dengan menumpangi motor tersebut.
Ciri lain yang membuat mereka yakin adalah celana kodorai biru dan jam merk Alba berbentuk segi empat yang dikenakan pria naas itu. Untuk memastikan polisi meminta istri dan anak yang mengaku anggota keluarga untuk tes DNA.
Pada Selasa 18 Oktober lalu, warga di Komplek Intercon Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat dikejutkan dengan penemuan mayat gosong di lapangan bola. Kondisi mayat itu sudah sangat mengenaskan sehingga sulit dikenali. Pria ini merupakan korban pembunuhan karena ditemukan bekas pukulan benda keras di bagian wajahnya dan mulutnya disumpal sapu tangan.
(did/anw)











































