Khadafi Tewas, RI Berharap Kekerasan di Libya Berakhir

Khadafi Tewas, RI Berharap Kekerasan di Libya Berakhir

- detikNews
Jumat, 21 Okt 2011 10:13 WIB
Khadafi Tewas, RI Berharap Kekerasan di Libya Berakhir
Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI berharap kekerasan di Libya segera berakhir. Menyusul tewasnya mantan penguasa Libay, Muammar Khadafi. Proses demokratisasi di Libya harus segera dilakukan.

"Tentunya kita berharap, semoga tindak kekerasan yang terjadi di Libya bisa berhenti. Dan di sana bisa melakukan proses politik agar bisa menentukan masa depan," kata juru bicara Kemlu, Michael Tene saat dihubungi detikcom, Jumat (21/10/2011).

Michael menjelaskan, sejak awal pemerintah Indonesia meminta 3 hal dikedepankan. Pertama, kekerasan tidak menyelesaikan persoalan. Kedua, perlindungan masyarakat sipil untuk menghindari kekerasan, dan ketiga, persoalan Libya agar diselesaikan dengan proses negosiasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Demokratisasi dikedepankan untuk kepentingan masa depan bangsa Libya," imbuhnya.

Khadafi dilaporkan tewas ditembak pasukan pejuang Libya pada Kamis (20/10) sore. Khadafi tewas di kota kelahirannya Sirte. Khadafi tewas dengan luka tembak di kepala.


(ndr/vit)


Berita Terkait