"Ini sebenarnya tantangan SBY terhadap PKS karena sikapnya sering bersebrangan. SBY sengaja melakukannya, seperti mengusir secara halus," kata pengamat politik UI, Iberamsjah, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (20/10/2011) malam.
Namun, menurut Iberamsjah, sebenarnya PKS tidak sungguh-sungguh dengan ancamannya keluar koalisi. PKS masih merasa sayang kehilangan jatah 3 kursi menteri yang dimilikinya saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika memang tidak puas dengan hasil reshuffle, lanjut Iberamsjah, seharusnya PKS konsekuen dengan ucapannya. Hal ini agar menunjukkan bahwa PKS adalah partai yang bermartabat.
"Seharusnya oposisi saja. Kalau merasa tidak puas, ya bertindak dong," kritiknya.
(lrn/lrn)











































