PR SBY, Redakan Keributan Politik Pasca Reshuffle

PR SBY, Redakan Keributan Politik Pasca Reshuffle

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2011 18:28 WIB
PR SBY, Redakan Keributan Politik Pasca Reshuffle
Jakarta - Reshuffle kabinet telah tuntas. Kini Presiden punya tugas baru, meredakan keributan politik yang sangat menganggu.

"Reshuffle yang dilakukan kemarin dan sudah dilantik harapannya kan menenangkan publik dan menenangkan partai-partai pendukungnya," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/10/2011).

Kini Presiden harus menenangkan partai koalisi, meyakinkan menteri dan parpol yang kecewa karena keputusan reshuffle agar tak terus menganggu jalannya pemerintahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akhirnya ini menjadi PR baru bagi pemerintah untuk menenangkan orang dalam lingkaran koalisinya. Karena kelihatannya banyak menteri yang tidak puas. Atau pun juga yang diganti tidak puas, rotasinya kurang memuaskan, ini tantangan tersendiri bagi presiden," tutur Pramono.

Lalu ia mendorong Presiden lebih fokus di bidang hukum. Utamanya pemberantasan korupsi.

"Sehingga hampir dalam dua tahun dominasi yang paling utama pemberitaan yakni soal korupsi. Dan itu terjadi pada semua lini termasuk di DPR sendiri. Maka ini yang menjadi tumpuan utama dan menggerogoti katakanlah citra pemerintah selama ini. Itu dalam tiga tahun kedepan fokus utama pemerintah adalam dalam penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi," tandasnya.

(van/anw)


Berita Terkait