"Pola hidup berubah drastis. Saya harus menyesuaikan diri dan mungkin fisik agak kaget," tutur Amir kepada wartawan di kantor Kemenkum HAM, Kamis (20/10/2011) petang.
Politikus senior Partai Demokrat tersebut selama ini berprofesi sebagai pengacara. Amir mengatakan, kebiasannya mengikuti sidang dalam durasi lama, membuat dia terbiasa dengan jadwal padat sebagai menteri.
"Kalau sidang kan biasa berhari-hari. Terlatih," tutur pria kelahiran 27 Mei 1946 ini.
Amir mengakui fisiknya sangat dituntut lebih prima dengan jabatannya saat ini. Namun hal tersebut tidak mengganggunya.
"Resepnya nggak ada. Memang terasa di fisik dituntut lebih. Cukup saya duduk dan pejamkan mata sayaa 15 menit," tutur Amir.
Amir Syamsuddin menjadi Menkum HAM menggantikan Patrialis Akbar. Dalam bekerja, dia didampingi Denny Indrayana di kursi wakil menteri.
(fjp/vit)











































