Pantauan detikcom, Kamis (20/10/2011) petugas Labfor telah meninggalkan lokasi. Mereka membawa tabung bahan bakar bus TransJ yang meledak di SPBG Pinang Ranti. Tabung yang meledak itu merupakan satu dari enam tabung bahan bakar yang ada di bus tersebut.
Tabung-tabung bahan bakar yang terletak di bawah bus TransJ ini berwarna hijau kekuningan. Tabung yang memiliki tinggi 180 cm ini bentuknya mirip tabung gas oksigen yang bisa digunakan di RS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pengelola SPBG Pinang Ranti Rudi Satrio mengatakan kerugian akibat ledakan itu diperkirakan mecapai Rp 300 sampai 400 juta. Perbaikan di SPBG itu akan dilakukan setelah hasil penyelidikan Labfor keluar.
"Kerugian diperkirakan sekitar Rp 300 sampai 400 juta. Perbaikan akan dilakukan setelah hasil penyelidikan dari Labfor keluar," katanya.
(nal/fay)










































