Konferensi Media Islam kembali Digelar setelah 20 Tahun

Konferensi Media Islam kembali Digelar setelah 20 Tahun

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2011 17:11 WIB
Jakarta - Setelah dua dasarwarsa berlalu, konferensi media Islam internasional akan kembali digelar di Jakarta. Konferensi ini akan diikuti oleh 400 orang dari 14 negara dengan prioritas negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

"Konferensi ini akan dilakukan tanggal 13-15 Desember 2011 di Jakarta," kata Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat dalam jumpa pers di Kemenag, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2011).

Menurut Bahrul, konferensi itu mengambil tema "New Media and Communication Technology in The Moslem World, Challenge and Opportunity. Konferensi bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara negara Islam, khususnya dalam pengembangan informasi dan teknologi.

"Juga komunikasi, yang diperlukan untuk antisipasi persoalan yang muncul yang selama ini merugikan umat Islam," jelas dia.

Menurut Bahrul, konferensi media Islam ini akan digelar di Hotel Sultan dengan mengundang 20 keynote speaker dari Indonesia, yaitu Alwi Dahlan, Komaruddin Hidayat, dan Azyumardi Azra. Konferensi akan dibuka Presiden di Istana Negara dan ditutup oleh Wapres.

"Untuk media Islam jangan disalahartikan hanya media-media yang berasal dari negara Islam atau media

yang berazaskan Islam saja, tetapi ini terbuka bagi media umum yang tidak berdasarkan Islam," terang Bahrul.

Ia melanjutkan, konferensi ini merupakan konferensi media Islam kedua. Konferensi pertama pernah diadakan di Jakarta pada tahun 1980 lalu. Saat itu, dihasilkan keputuan penting yakni dibentuknya kesekjenan media Islam yang berkedudukan di Mekkah.

"Lainnya adalah disepakatinya Deklarasi Jakarta, di mana di situ dihasilkan kode etik wartawan muslim yang salah satu poin menariknya adalah wartawan muslim harus memberitakan sesuatu yang benar dan berimbang mengenai perjuangan rakyat Palestina," kata Bahrul.

(irw/fay)


Berita Terkait