Anak Wartawan Warta Kota Dihipnosis, Motor Melayang

Anak Wartawan Warta Kota Dihipnosis, Motor Melayang

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2011 16:20 WIB
Jakarta - Aksi pencurian dengan hipnosis kembali menimpa pelajar. Kali ini, Raihan Muhammad (13), putra sulung dari seorang wartawan Warta Kota, Gede Moenanto, yang menjadi korban kejahatan tersebut.

Moenanto menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (20/10) sekitar pukul 10.30 WIB di depan rumahnya di Perumahan Kompas, Jl Trias A1 No 3, Tambun, Bekasi. Saat itu, putranya yang bersekolah di kelas I SMPN 12 Tambun itu ditemui temannya, Riky.

"Mereka berencana mau cari kain perca untuk kegiatan prakarya mereka," kata Moenanto.

Setelah itu, Raihan berpamitan kepada ibunya, Eka. Raihan kemudian mengeluarkan motor Honda Revo warna hitam bernopol B 6574 FTQ. "Saat itu, anak saya kemudian dihampiri oleh seorang bapak-bapak," katanya.

Bapak tersebut, kata Moenanto, menawarkan Raihan untuk mencari kain perca. Entah mengapa, Raihan tiba-tiba menuruti pria tak dikenal tersebut.

"Anak saya sama bapak itu pergi, tapi temannya Riky tinggal di rumah," katanya.

Di rumah, Riky yang masih tertinggal itu membuat Eka heran. Eka lantas bertanya kepada Ricky ke mana Raihan pergi

"Tapi Riky tidak bisa jawab apa-apa, mulutnya seperti terkunci," kata dia.

Eka yang panik kemudian memberitahukan peristiwa itu kepada Moenanto. Moenanto pun pulang dan melaporkan hal tersebut kepada polisi.

Di saat orangtua kepanikan, tiba-tiba saja Raihan muncul sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, Raihan saat itu tampak linglung. "Dia tampak linglung seperti habis dihipnosis. Ditanya kejadiannya juga tidak ingat," katanya.

Setelah beberapa saat, Raihan baru mengingat sepenggal kejadian. Ia baru sadar ketika pelaku menurunkannya di dekat Koramil Cibitung, Jl Teuku Umar, Bekasi yang berjarak 5 kilometer dari rumahnya.

"Dari situ Raihan pulang sendirian naik angkot," kata dia.

Sementara motor milik Moenanto, raib bersama pelaku.Saat ini, Raihan tengah dimintai keterangan oleh aparat Polsek Tambun. Sementara temannya, Riky, baru bisa buka mulut sekitar pukul 15.00 WIB.

(nal/nal)


Berita Terkait