Akbar: Suara Banyak, Jatah Menteri Golkar Harusnya Ditambah

Akbar: Suara Banyak, Jatah Menteri Golkar Harusnya Ditambah

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2011 16:15 WIB
Akbar: Suara Banyak, Jatah Menteri Golkar Harusnya Ditambah
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung masih menyayangkan sikap Presiden SBY yang mencopot Fadel Muhammad dari Menteri Kelautan dan Perikanan. Menurut Akbar, dengan jumlah suara yang banyak, Golkar seharusnya mendapatkan kursi tambahan di kabinet.

"Jumlah Golkar kan signifikan, harusnya ditambah dong jatah menteri di kabinet," ujar Akbar saat diskusi dialektika bertema "Reshuffle untuk Kepentingan Rakyat atau Penguasa?," di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/10/2011).

"Atau paling tidak jangan diganti yang sudah ada saat ini," beber Akbar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akbar enggan menjelaskan apakah dirinya lebih mendukung Fadel dibanding Agung Laksono di kabinet. Namun ia meminta Presiden SBY menjelaskan dasarnya mencopot menterinya.

"Harusnya disebutkan, ukurannya apa dicopot. Ini tidak hanya berlaku untuk kader Golkar, tetapi Demokrat atau PKS juga, sehingga jelas," terangnya.

Menurut Akbar, meskipun reshuffle adalah hak prerogatif presiden, namun publik perlu mengetahui alasan pencopotan menteri-menterinya. Akbar sendiri menilai, bila Fadel Muhammad sudah menunjukan kinerja dan performa yang baik sewaktu memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Fadel menurut saya cukup bagus, dia tolak itu kebijakan impor garam. Dia banyak terjun ke lapangan meninjau langsung nelayan. Tetapi kenapa dicopot, saya kira publik perlu tahu alasannya," imbuhnya.

(her/anw)


Berita Terkait