Peringati 2 Tahun SBY-Boediono, Mahasiswa Semarang Gotong 'Mayat'

Peringati 2 Tahun SBY-Boediono, Mahasiswa Semarang Gotong 'Mayat'

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2011 13:51 WIB
Peringati 2 Tahun SBY-Boediono, Mahasiswa Semarang Gotong Mayat
Semarang - Ratusan mahasiswa Semarang berunjuk rasa memperingati dua tahun kepemimpinan SBY-Boediono. Mereka menilai nurani pemerintah mati. Sebagai simbolisasi, dalam aksi tersebut mahasiswa menggotong 'mayat'.

Aksi diawali dari depan Masjid Baiturahman, Kawasan Simpang Lima, Kamis (20/10/2011). Kemudian, gabungan mahasiswa PMII, KAMMI, HMI, dan GMNI ini long march ke Bundaran Videotron di Jalan Pahlawan. Kawasan ini berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi awal.

Selain spanduk, poster, dan bendera organisasi, barisan paling depan membawa benda yang dibungkus kain kafan bertuliskan 'mayat pemerintah'. Sepanjang jalan, mereka menyebarkan selebaran berisi pernyataan sikap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Bundaran Videotron, massa berorasi bergiliran. Mereka menyatakan 20 Oktober merupakan momen yang pas untuk merefleksikan kepemimpinan SBY-Boediono. "Karena hari ini, dua tahun lalu, SBY-Boediono resmi jadi presiden dan wakil presiden," kata Koordinator aksi, Muhammad Harir.

Beberapa orator lain menyatakan pemerintah gagal membawa masyarakat ke arah lebih baik. Kemiskinan belum teratasi, kasus korupsi masih marak, dan lain-lain. "Reshuffle yang baru saja dilakukan, hanya lip service," kata mereka diiringi teriakan teman-temannya.

Puas berorasi, massa bergeser ke kantor DPRD Jateng yang letaknya hanya 100 meter dari dari Bundaran Videotron. Setelah menunggu beberapa saat sambil terus berorasi, mahasiswa ditemui perwakilan DPRD. Mereka menyerahkan 'mayat' itu ke salah satu anggota DPRD, Novita Wijayanti.

Meski sedikit mengganggu arus lalu lintas, aksi tersebut secara umum berlangsung tertib. Aparat kepolisian menjaga ketat pergerakan mahasiswa, dari awal hingga akhir.

(try/anw)


Berita Terkait