"Megenai masalah makar tentu harus ditindak. Kita imbau saudara-saudara kita yang deklarasi itu kembali pada Republik Indonesia," kata kata pria yang akrab disapa Ical ini usai syukuran HUT Golkar ke-47 di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat, Kamis (20/10/2011).
Ical mengatakan, ke depan masalah Papua harus diselesaikan dengan pendekatan kesejahteraan bukan emosional. "Masalah Papua harus lebih intensif pendekatannya melalui kesejahteraan bukan emosional," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi terpaksa membubarkan karena ada dugaan makar. Padahal izin awal, kongres hendak membahas hak-hak dasar rakyat Papua.
(nal/fay)










































