"Kejadian pukul 08.20 WIB. Tiba-tiba ada suara desisan dan ledakan di bawah bus," kata Humas Badan Layanan Umum (BLU) TransJ, Sri Ulina, saat dihubungi, Kamis (20/10/2011).
Menurut Sri, tingkat kerusakan bus TransJ yang meledak cukup parah. Hampir 60 persen badan bus berwarna merah itu mengalami kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sri, hanya satu bus koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) yang terkena ledakan di SPBG Pinang Ranti. Sementara ini, penyebab ledakan yang terjadi pukul 08.20 WIB itu masih dalam penyelidikan.
"Saat kejadian tidak timbulkan kebakaran," ucap dia.
Ia juga memastikan adanya 3 korban luka akibat kejadian tersebut. Korban adalah pramudi Yusaf, pramudi lansir Malinda Simarmata, serta petugas pengisi BBG Sugiarto. Yusaf menderita patah tulang kaki, sementara dua korban lainnya mengalami lecet.
"SPBG sementara kita tutup untuk proses penyidikan, diupayakan untuk evakuasi. Pengisian BBG sementara dialihkan ke SPBG Pemuda, Kampung Rambutan, Depok dan Pancoran," tutup Sri.
(mei/irw)











































