Usai Pembubaran Kongres Rakyat Papua, Polisi Jamin Kondisi Aman

Usai Pembubaran Kongres Rakyat Papua, Polisi Jamin Kondisi Aman

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2011 10:21 WIB
Jakarta - Kongres Rakyat Papua dibubarkan paksa. Polisi mengamankan 200 orang dan 5 orang dijadikan tersangka termasuk Ketua Dewan Adat Papua Forkorus Yaboisembut. Polisi menjamin, meski ada aksi penindakan, kondisi Papua tetap aman.

"Tidak ada gejolak, situasi sudah terkendali, tidak ada masalah," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Wachyono saat dihubungi detikcom, Kamis (20/10/2011).

Namun untuk berjaga-jaga polisi melakukan pengamanan di sejumlah titik. "Polisi bersama TNI melakukan pengamanan, seperti di Puncak Jaya dan Timika," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kongres Rakyat Papua di Lapangan Sepakbola Zakheus, Abepura, Rabu (19/10) diketahui melakukan deklarasi pembentukan Negara Federasi Papua Barat. Mereka mengibarkan bendera Bintang Kejora dan menetapkan Forkorus sebagai presiden dan Edison sebagai perdana menteri. Polisi terpaksa membubarkan karena ada dugaan makar. Padahal izin awal, kongres hendak membahas hak-hak dasar rakyat Papua.

"Kita masih melakukan pengejaran, ada beberapa yang belum kita tangkap," terangnya.

(ndr/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini