Pantauan detikcom, Kamis (20/10/2011), terminal yang cukup besar ini praktis terganggu aktivitasnya. Di sejumlah titik, dipasang police line. Polisi bersenjata lengkap ada dimana-mana.
Umar Patek terlihat memakai baju tahanan berwarna orange, celana gantung dan kopiah. Namun tangan serta kakinya tidak diborgol. Hanya saja, puluhan Densus 88 bersenjata lengkap tampak berseliweran di lokasi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pengamatan, reka ulang ini menceritakan Sawad bersama Abdul Goni dan Umar baru saja tiba di Bali dari Jawa. Mereka membawa kardus berisi bahan peledak. Kemudian bahan peledak ini dimasukkan ke dalam mobil yang dikendarai oleh Idris. Mobil ini sendiri sudah menunggu di dalam terminal.
Sebelumnya, Umar sudah lebih dulu menjalani rekonstruksi di dua tempat. Yang pertama di kost Amrozi di Jl Pulo Menjangan No 18 Denpasar serta sekitar kantor Konsulat Amerika Serikat di Jl Raya Puputan Renon, Denpasar.
(mok/mok)











































