Soal Sandera Filipina, AS Puji Sikap Tegas Arroyo

Soal Sandera Filipina, AS Puji Sikap Tegas Arroyo

- detikNews
Senin, 12 Jul 2004 16:50 WIB
Jakarta - Amerika Serikat memuji Presiden Filipina Gloria Macapagal-Arroyo atas pendirian teguhnya menyangkut penyanderaan seorang warga Filipina di Irak. Sandera tersebut, Angelo de la Cruz, diancam akan dipenggal penculiknya jika Arroyo tidak menarik mundur pasukan Filipina dari Irak."Saya melihat seorang pemimpin yang punya kekuatan dan belas kasihan dalam cara yang sangat inspirasional di sini. Ini krisis yang sulit dan para pemimpin terpanggil dalam satu krisis untuk melakukan hal-hal sulit," tukas Duta Besar (Dubes) AS untuk Manila Francis Ricciardone pada stasiun televisi setempat.Dikatakan Ricciardone, pemerintahnya juga siap membantu segala upaya untuk memastikan pembebasan supir truk yang disandera kelompok bersenjata Irak itu. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (12/7/2004).Kelompok penculik de la Cruz menuntut Arroyo untuk menarik 51 personel Filipina dari Irak pada 20 Juli mendatang. Atau jika tidak, sandera yang diculik pada pekan lalu itu akan dipenggal.Arroyo, sekutu kuat AS dalam invasi ke Irak, telah menegaskan penolakannya untuk memenuhi tuntutan tersebut. "Dia telah menunjukkan perhatian yang sangat, sangat dalam bagi tawanan ini, dan juga kepedulian untuk kepentingan jangka panjang negara," puji Dubes AS tersebut mengenai Arroyo.Menurut Ricciardone, pemerintah Washington melakukan kontak erat dengan pemerintah Irak dan Filipina yang bekerja terus-menerus untuk membebaskan de la Cruz, juga sandera-sandera asing lainnya di Irak. (ita/)


Berita Terkait