Usai Reshuffle, SBY Istirahat di Lombok

Usai Reshuffle, SBY Istirahat di Lombok

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2011 19:28 WIB
Usai Reshuffle, SBY Istirahat di Lombok
Lombok - Selama hampir sepekan terakhir, energi Presiden SBY habis tercurah untuk proses pergeseran di tubuh kabinetnya. Sore ini dia melepaskan penatnya di pantai Putri Nyali, Mandalika, Lombok Tengah.

Lokasi pantai tempatnya melepas penat, berada di areal Novotel Resort, Lombok. Sekitar pukul 17.00 WITA, Rabu (19/10/2011), Presiden SBY menyusul Ibu Ani Yudhoyono yang berangkat hampir 30 menit lebih awal.

Presiden SBY mengenakan kaos warna biru muda dengan celana panjang hitam. Sementara Ibu Ani masih mengenakan setelan batik yang dikenakannya saat berangkat meninggalkan Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibu Ani memilih untuk ke pantai berangkat terlebih untuk mengejar pemandangan matahari terbenam. Maklum saja, nenek satu orang cucu ini sedang menekuni hobi barunya, fotografi.

Meski cuaca sedang mendung, tapi dia tidak mau kehilangan momen matahari terbenam. "Ah nggak apa-apa," ujar Ibu Ani soal langit mendung.

Keputusannya tidak keliru. Sebab sepasang bukit karang yang mengapit pantai berpasir putih itu menghasilkan landscape yang menarik meski langit digayuti mendung.

Selama beberapa belas menit, Presiden SBY dan Ani terlihat berjalan berdua menyusuri pantai. Keduanya asyik mendiskusikan pemandangan sore yang mendung di pantai Putri Nyali.

Menko Polhulkam Djoko Suyanto datang beberapa menit kemudian. Selepas petang dia dan Presiden SBY duduk di kursi pantai sambil membicarakan sesuatu.

Ada dua agenda kerja Presiden SBY selama berada Lombok. Yaitu meresmikan penggunaan Bandara Internasional Lombok, di Praya, NTB, pada Kamis pagi.

Siang hingga sore hari setelahnya, mengadakan pertemuan bilateral dengan PM Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak. Sesi pertemuan dua kepala negara ini merupakan agenda tahunan untuk membicarakan perkembangan implementasi kesepakatan bilateral yang ada.

Pertemuan empat mata antara Presiden SBY dengan PM Najib akan dilanjutkan dengan pertemuan dua delegasi. Di tahap ini masalah teknis dan solusi atas hambatan yang ada dibicarakan.

(lh/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads