Setelah Bubarkan Mahasiswa, Oknum Polisi Pukul Wartawan

Setelah Bubarkan Mahasiswa, Oknum Polisi Pukul Wartawan

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2011 17:59 WIB
Jakarta - Setelah membubarkan paksa demontrasi mahasiswa, polisi terlibat kericuhan dengan wartawan yang meliput demonstrasi. Sebagian polisi menghalang-halangi wartawan yang hendak memotret seorang mahasiswi yang terjatuh dalam bentrokan itu.

3 orang pewarta foto mengaku ditonjok dalam kerumunan itu yang diduga dilakukan oleh petugas berseragam. Dugaan itu karena petugas polisi berseragam sudah bercampur dengan polisi berpakaian bebas.

“Saya sedang memotret, tiba-tiba kepala bagian belakang saya dipukul,“ kata seorang pewarta foto koran Indopos, Feri Pradolo dan Poskota, Toga usai aksi demontrasi di bundaran Hotel Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (19/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kericuhan antara polisi dan wartawan berlangsung sekitar 15 menit. Kedua pihak saling dorong dan tarik menarik baju.

Kericuhan mereda setelah Kapolres Jakarta Pusat Kombes AR Yoyol menenangkan puluhan anggotanya. Sementara dari pihak wartawan ditenangkan oleh pewarta foto senior Media Indonesia Gino Frankihadi.

“Sudah mundur. Jangan terpancing emosi,“ ucap Gino melerai.

Kericuhan sempat membuat lalu-lintas di bundaran HI tersendat. Saat ini pukul 17.30 WIB, lalu-lintas kembali terpantau normal karena polisi sudah ditarik ke Mapolda Metro Jaya sementara wartawan menenangkan diri di Pospol Bundaran HI.

Sebelumnya, polisi membubarkan mahasiswa yang berdemo membakar foto Presiden SBY. Pembubaran paksa tersebut diwarnai dorong mendorong dan pemukulan terhadap mahasiswa. 2 Mahasiswi kena tonjok oleh polisi yang berjaga.
(Ari/gun)


Berita Terkait