Demo di Bundaran HI Ricuh, Dua Mahasiswi UI Tersikut Polisi

Demo di Bundaran HI Ricuh, Dua Mahasiswi UI Tersikut Polisi

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2011 17:04 WIB
Jakarta - Dua mahasiswi pendemo dari Front Aksi Mahasiswa (FAM) UI sempat terlibat adu dorong dengan puluhan polisi di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Dua mahasiswi tersebut yakni Sonia dan Nabiha, mencoba bertahan di belakang teman-temannya mahasiswa laki-laki.

Namun, karena aksi berjalan cepat dan mahasiswa terdesak, kerumunan terlihat kocar-kacir. Dua mahasiswi itu pun tersodok siku dan lengan polisi di bagian muka. Sonia dan Nabiha kesodok oleh petugas yang semua adalah polisi laki-laki, bukan polwan. Buk!

โ€œSudah, mundur. Rapatkan barisan,โ€œ kata seorang koordinator aksi menenangkan massa mahasiswa saat berdemo di Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (19/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa tersebut bermula setelah belasan mahasiswa yang membawa boneka kepala kerbau hendak berdemo. Polisi tiba-tiba merampas boneka dari stereofoam itu namun dihalangi mahasiswa. Aksi dorong-mendorong dan kerumunan itu sedikit ricuh selama 15 menit. Ujung-ujungnya adalah Sonia dan Nabiha yang tersodok petugas.

โ€œPolisi sangat berlebihan. Mereka sangat ketakutan dan berlebihan membela presiden sehingga boneka saja direbut. Padahal kita akan melakukan ritual tolak bala bukan untuk menghina presiden. Kepala kerbau, di masyarakat kita sudah lazim untuk tolak bala,โ€œ tukas salah satu juru bicara pendemo, Dimas, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Banten.

(Ari/lrn)


Berita Terkait