Bantuan Mengalir ke Korban 'Tronton Maut'

Bantuan Mengalir ke Korban 'Tronton Maut'

- detikNews
Senin, 12 Jul 2004 15:58 WIB
Semarang - Para korban musibah truk tronton maut yang menyeruduk pesta pernikahan di Dsn. Ngisrep Ds. Jambu Kec. Jambu Kab. Semarang mendapat bantuan dari berbagai pihak. Di antaranya dari Bupati Kab Semarang, Jasa Raharja Jateng, dan Polwil Kab Semarang.Bupati Kab. Semarang Bambang Guritno menyerahkan bantuannya sesaat sebelum korban tewas dimakamkan di Masjid Baetul Khamid Ds. Dedor Kec. Jambu Kab Semarang, Senin (12/07/2004) siang. Tiap korban tewas mendapat Rp 500 ribu dan korban luka mendapat santunan yang belum diketahui nominalnya.Dalam penyerahan bantuan itu, salah seorang ahli waris Juwadi pingsan setelah menerima amplop. Anak Supini (korban tewas) ini langsung digotong ke rumahnya yang jaraknya hanya 50-an meter dari masjid.Selain dari bupati, para ahli waris juga mendapatkan santunan dari PT. Jasa Raharja Jateng. "Bagi yang keluarganya meninggal, kami memberikan Rp 10 juta per orang. Kemudian, bagi yang terluka akan kami tangani biaya pengobatannya," kata Kabag Pelayanan PT. Jasa Raharja Jateng Sutadji kepada detikcom di sela-sela pemakaman.Untuk itu, kata dia, para ahli waris diminta memberikan data seperti surat nikah, KK (Kartu Keluarga), atau KTP sebagai syarat formal. Kamis mendatang bantuan itu dapat dicaairkan, dan direktur PT. Jasa Raharja sendiri yang akan menyerahkan kepada ahli waris korban.Polwil Kab. Semarang juga akan memberikan bantuan. Hanya saja, belum jelas benar bentuk dan jumlahnya. Berdasar informasi detikcom, salah satu korban Aryo Widianto, ternyata masih hidup. Ia dikabarkan meninggal dalam perjalanan menuju RS Elisabeth Semarang. Tapi, setelah dicek beberapa wartawan dan polisi, ia selamat. Sehingga jumlah korban tewas 16 orang. Bukan 17 orang. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads