Keempat organisasi itu, yakni Darul Islam Zakaah Fund (Daizaf), Muslim Judicial Council (MJC) dan Al Quds Foundation yang berbasis di Cape Town, Afsel serta Program Pembibitan Penghafal Al Qur'an (PPPA) Daarul Qur'an dari Indonesia.
"Ada serangkaian program yang sudah positif dilaksanakan dalam waktu yang singkat ini," kata Sunaryo Adhiatmoko, Wakil Direktur PPPA Daarul Qur'an di Johannesburg, Afsel, Rabu (19/10/2011).
Disebutkan Sunaryo, saat ini ada dua hal pokok yang menjadi tujuan utama bantuan kemanusiaan tersebut. Distribusi makanan, di sejumlah titik, serta layanan kesehatan. Pada saat yang bersamaan dilakukan survei lapangan untuk mencari lokasi pengeboran air guna menyediakan air bersih bagi warga Somalia yang dilanda kekeringan.
"Kita sudah punya data awal, maupun gambaran kondisi. Tetapi nanti tentu akan melihat situasi di Somalia dulu seperti apa, Insya Allah bisa sesuai rencana," kata Sunaryo.
Tim yang berangkat ke Somalia itu, terdiri dari 12 orang, dan diagendakan akan bekerjasama juga dengan beberapa organisasi keagamaan setempat. Baik untuk pertimbangan keamanan maupun, aspek mobilitas tim di lapangan.
"Sejumlah ulama setempat sudah menyatakan akan bersama-sama dengan kita di Mogadishu," kata Sunaryo.
(rul/fay)











































