Mahasiswa Tuntut TNP Distop
Senin, 12 Jul 2004 15:18 WIB
Jakarta - Sekitar 20 mahasiswa menuntut penghitungan suara Tabulasi Nasional Pemilu (TNP) distop. Mereka berhasil menembus pagar Hotel Borobudur untuk menggelar aksinya.Ini untuk pertama kalinya aksi demo dilakukan di dalam Hotel Borobudur, tempat TNP berada di ruang Flores lantai dasar. Sebelum-sebelumnya, aksi dilakukan di luar pagar hotel, sekitar Lapangan Banteng.Aksi dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (12/7/2004). Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa untuk Pemilu Jurdil itu berasal dari UI, UNJ, UBK, Ibnu Khaldun dan Trisakti.Mereka menuntut agar TNP segera dihentikan karena hasilnya sama sekali tidak kredibel dan justru menimbulkan kesimpangsiuran informasi.Tampilnya data perolehan suara yang berfluktuasi dan jam ke jam dicurigai mahasiswa karena proses perhitungan suara yang berlangsung di PPK tempat berlangsungnya entry data teknologi informasi diwarnai dengan intervensi tim sukses kandidat Pilpres.Ditanya soal keberhasilan menembus barisan penjaga hotel, koordinator aksi Thomas menuturkan, kelompoknya tidak datang bersama-sama, melainkan secara bergiliran. Mereka lolos dari cegatan penjaga karena menyimpan jaket alamamater di dalam tas."Satu per satu kami ke ruang TNP. Sebetulnya mau aksi di ruangan itu. Namun mengingat risikonya besar, akhirnya kami memilih lokasi di pelataran lobi hotel," tutur Thomas.Mahasiswa pun beraksi di pelataran lobi hotel. Tapi baru 5 menit, petugas keamanan hotel yang menyadari aksi tersebut segera mendorong demonstran untuk mundur. Mahasiswa sempat memberikan perlawanan, namun tidak berbuntut panjang.Akhirnya mahasiswa mundur sekitar 10 meter dari pelataran lobi hotel sehingga berjarak 100 meter dari pagar dalam. Aksi pun dilanjutkan di bawah siraman hujan. Oleh polisi, para mahasiswa diberi waktu 15 menit untuk menyampaikan aspirasi, kemudian membubarkan diri.
(sss/)











































