Suara Anjlok, Ketua Tim Mega-Hasyim Bali Siap Mundur
Senin, 12 Jul 2004 14:29 WIB
Denpasar -
Perolehan suara Megawati-Hasyim tidak memenuhi target 70 persen. Ketua Tim Kampanye Megawati-Hasyim Provinsi Bali IB Suryatmaja siap mundur dari jabatannya."Kalau partai mengatakan saya harus meletakkan jabatan, tentu dengan alasan yang jelas bagi saya tidak masalah," kata Suryatmaja kepada wartawan di DPRD Kab. Badung, Bali, Jalan Melati, Denpasar, Bali, Senin (12/7/2004).Suryatmaja mengatakan, pada pilpres 5 Juli 2004, PDIP mematok perolehan suara sebesar 70 persen. Namun, dari perolehan suara pilpres sementara, Megawati-Hasyim hanya meraup 54,7 persen suara."Dengan asumsi, pada pemilu legislatif PDIP telah memiliki modal suara 45 persen. Jika ditambah Partai Damai Sejahtera, PWNU, walaupun relatif kecil, kita beramsumsi dapat meraup suara 70 persen. Tetapi kenyataannya hanya 54,7 persen," katanya.Dengan anjloknya perolehan suara Megawati-Hasyim tersebut, beberapa pentolan PDIP Bali mendesak Suryatmaja meletakkan jabatannya. "Sebenarnya saya tidak mengerti isu itu. Sepengetahuan saya belum ada yang bicara demikian. Cuma saya dengan lewat media. Sebenarnya, secara logika hal ini harus dibicarakan secara organisasi," katanya.Sampai saat ini, Megawati tetap unggul di Bali dengan perolehan suara sebesar 1.111.310 atau (54,7%), disusul Susilo Bambang Yudhoyono 651.676 (32,1%), Wiranto 208.987 (10,3%), Amien Rais 48.254 (2,4%) dan Hamzah Haz 9.775 (0,5%).Dari 8 kab/1 kota se-Bali, Megawati hanya mendapat saingan ketat dari Susilo Bambang Yudhoyono di Kota Denpasar. Megawati meraih suara 128.755 (46%), SBY 116.894 (42%), Wiranto 20.514 (7,3%), Amien Rais 12.930 (4,6%) dan Hamzah Haz 914 (0,3%).
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































