"Pukul 19.30 WIB Djan Faridz menyampaikan klarifikasinya yang diperlukan," ujar Sekjen PPP M Romahurmuzy kepada detikcom, Rabu (19/10/2011).
Menurut Romy, panggilan akrab dia, Djan menyampaikan klarifikasi yang diperlukan Istana pada Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Dari situ, Suryadharma meneruskan ke Istana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu persis apakah itu kesehatan atau tidak. Yang jelas pukul 19.30 WIB Djan Faridz menyampaikan melalui Ketum," imbuh dia.
Romy membenarkan, jika pihak Istana sekitar pukul 17.00 WIB meminta nama lain karena klarifikasi Djan belum selesai. Namun PPP tetap memberikan 3 nama yang telah diajukan dari awal.
Hingga malam pun, lanjut Romy, pihaknya tidak mendengar jika Istana memilih 3 nama itu. Istana tetap menunggu Djan hingga klarifikasi diberikan.
Dia membantah, jika internal PPP tidak mendukung Djan karena pemilik Restoran Buddha Bar itu tidak pernah menjadi pengurus inti PPP. Menurutnya, Djan pernah memegang jabatan inti di PPP yakni Wakil Ketua Majelis Pakar DPP PPP.
"Djan berhenti dari Wakil Ketua Majelis Pakar DPP PPP karena menjabat Ketua PWNU DKI Jakarta," kata Romy.
(nik/ndr)










































