Misteri Djan Faridz yang Mengejutkan!

Misteri Djan Faridz yang Mengejutkan!

- detikNews
Selasa, 18 Okt 2011 22:06 WIB
Misteri Djan Faridz yang Mengejutkan!
Jakarta - Beberapa jam sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan reshuffle kabinet, beredar kabar Djan Faridz batal masuk Kabinet Indonesia Bersatu II. Bahkan sesaat setelah tes kesehatan, Djan 'menghilang' sehingga menambah kemisteriusan masuknya Djan ke kabinet.

Kabar batalnya Djan duduk di kursi Menteri Perumahan Rakyat yang ditinggalkan Suharso Monoarfa meluncur dari bibir Wakil Bendahara Umum Golkar Bambang Soesatyo. "Kita dapat kabar katanya Djan Faridz batal jadi menteri," ucapnya.

Beredar kabar, pengganjal Djan masuk kabinet adalah karena dia gagal lolos tes kesehatan. Karena itulah sosok Djan menjadi 'buruan' pencari warta di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, tempat digelarnya tes kesehatan para calon menteri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun tak ada informasi soal kepulangan Djan. Saat para jurnalis mencari keberadaannya, salah seorang suster di RSPAD menyatakan, Ketua PWNU DKI Jakarta itu sudah selesai diperiksa.

Mobil Lexus hitam bernopol B 42 DPD milik pengusaha Tanah Abang itu pun menghilang dari parkiran. "Tadi pas wawancara yang lain, dia keluar," ujar salah seorang suster.

Seolah kepulangan Djan yang diam-diam mengonfirmasi kebenaran kabar yang saat ini beredar. Bahkan ketika wartawan mencoba mengontak nomor telepon Djan tidak dijawab dan bahkan dia me-reject panggilan masuk. Pun dengan SMS yang ingin menanyakan kebenaran kabar batalnya Djan masuk ke jajaran menteri.

Kemisteriusan jadi tidaknya Djan menjadi menteri semakin menjadi ketika mencuat kabar keretakan di PPP saat Djan diusulkan menjadi Menpera. Apalagi Djan dianggap bukan representasi PPP. Anggota Majelis Pertimbangan PPP Akhmad Muqowam bahkan menyebut ada orang lain yang mendorong Djan agar duduk di kursi Menpera.

"Dari situ dipastikan 100 persen bukan mewakili PPP," kata Muqowam kepada detikcom pada Selasa siang.

Tidak mau menjadi bola liar, PPP yang menjagokan Djan untuk posisi Menpera pun mencari tahu kebenaran isu batalnya Djan masuk ke kabinet. Pada sore tadi, Sekretaris Fraksi PPP DPR, Arwani Thomafi mengaku sedang mengumpulkan informasi.

"Kita sedang mengumpulkan informasi apakah benar seperti itu. Kalau sudah ada, kita akan sampaikan," ujar Arwani Thomafi.

Sekjen PPP Romahurmuziy di kesempatan berbeda mengatakan Djan memang tak lagi menjabat dalam kepengurusan PPP. Sebab, Djan saat ini menjabat sebagai ketua PWNU DKI Jakarta. Djan masih resmi anggota PPP. Bahkan dalam kepengurusan Hamzah Haz dan di masa kepemimpinan Suryadharma Ali pada periode pertama, Djan menduduki posisi cukup penting. Dari empat nama yang diajukan PPP pada SBY, Djan yang terpilih.

Beberapa jam berselang, Arwani mengatakan, PPP telah mengirim nama pengganti Djan Faridz kepada Presiden SBY. "Gantinya ya dari PPP. Sudah kita sampaikan kembali (ke SBY)," ucapnya. Beberapa nama yang muncul adalah Sekjen PPP M Romahurmuzy, Ketua FPPP DPR Hasrul Azwar, dan Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin. Namun Arwani enggan merinci lebih lanjut.

Spekulasi beredar, jangan-jangan Djan gagal jadi menteri karena keterkaitannya dengan Buddha Bar. Kebenaran kabar itu lantas ditanyakan ke Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha. Namun Julian enggan memberi penjelasan. Dia meminta semua pihak menunggu keputusan reshuffle yang disampaikan SBY.

Hingga akhirnya, misteri jadi tidaknya Djan Faridz duduk di kementerian terjawab dari bibir Sang Presiden. "Kementerian Perumahan Rakyat (Menpera) saya percayakan kepada saudara Djan Faridz," kata SBY dalam pidato pengumuman reshuffle di Istana.

Soal posisi baru Djan, beberapa orang menyampaikan dukungan. Salah satunya muncul dari kolega Djan di PPP, Menag Suryadharma Ali. "Pokoknya dia memiliki kapabilitas untuk itu," kata Suryadharma.

Misteri kursi menteri Djan terkuak sudah. Kini dia punya tanggung jawab besar melanjutkan tugas dan tanggung jawab yang ditinggalkan Suharso Monorfa. Dengan pengalamannya di bidang properti, tentu SBY dan masyarakat Indonesia berharap Djan akan membuat gebrakan positif di dunia perumahan Tanah Air.


(vit/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads