"Tidak, tidak ada bargaining-bargaining. Itu kan prerogatif Presiden. Karena di dalam kesepahaman koalisi itu sudah tercantum, Presiden memiliki prerogatif. Adapun hal-hal yang perlu dikonsultasikan, dikonsultasikan," kata Mensesneg Sudi Silalahi usai pengumuman reshuffle di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (18/10/2011).
Dicopotnya menteri dari PKS dan Partai Demokrat, menurut Sudi lantaran Presiden menginginkan hasil pemerintahan 3 tahun ke depan lebih optimal. Sehingga, dibutuhkan orang-orang yang lebih profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal Andi Mallarangeng dan Muhaimin Iskandar yang lolos dari reshuffle, menurut Sudi karena proses hukum masih berjalan.
Tapi dengan kasus dari kementerian mereka, citra pemerintah menurun? "Menurun, kriterianya apa? Itu kan masih katanya-katanya. Tapi fakta-fakta tidak elok kalau kita menunjukkan ini loh fakta, hasil-hasil yang dicapai. Tapi kenyataannya kita melihat ada banyak hal positif bok mari kita syukuri," jawab Sudi sembari memasuki mobilnya untuk pulang.
(anw/ndr)











































