Serempak seluruh keluarganya memeluk dan mengucap selamat. Wajah Marciano yang semula tegang berubah sumringah. Dia langsung menyampaikan tekadnya menjadikan Indonesia aman.
"Saya akan laksanakan tugas yang akan diberikan dengan sebaik-baiknya membawa Badan intelijen negara bisa menjawab tantangan yang sekarang ini dihadapi oleh bangsa indonesia," ujar Marciano di kediamannya, Jl Cidurian, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita menata kembali intelijen di negara ini, supaya hasilnya dapat dihasilkan oleh seluruh rakyat indonesia yaitu situasi yang aman nyaman dan kita betul-betul bisa memjadi tuan rumah di rumah kita sendiri," ujar Marciano yang mengenakan batik biru muda ini.
Selain sanak keluarga, tidak banyak tamu yang hadir di kediaman Marciano. Beberapa karangan bunga dari pejabat TNI AD dan rekan tampak terpanjang di halaman rumahnya.
Marciano adalah pria kelahiran Banjarmasin, 28 Oktober 1954. Selain Danpaspampres, Marciano pernah menjadi Direktur Analisa Lingkungan dan Strategi (Diranlingstra) di Kementerian Pertahanan. Salah satu lulusan terbaik AKABRI tahun 1978 ini memulai karirnya sebagai Danton Yonkav-7/Sersur.
(rdf/irw)











































