SBY Sudah Konsultasikan Pencopotan Menteri asal Parpol

SBY Sudah Konsultasikan Pencopotan Menteri asal Parpol

- detikNews
Selasa, 18 Okt 2011 21:34 WIB
SBY Sudah Konsultasikan Pencopotan Menteri asal Parpol
Jakarta - Meski perombakan kabinet adalah hak prerogatif presiden, namun pelaksaannya tidak mengabaikan partai politik koalisi. Terutama bila reshuffle menyangkut menteri dari parpol anggota koalisi.

Demikian ditegaskan Presiden SBY di dalam pengantar pengumuman susunan anggota baru Kabinet Indonesia Bersatu jilid II hasil reshuffle. Pengumuman dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2011).

"Untuk menteri berlatar belakang parpol tertentu, kami melakukan konsultasi kepada pimpinan parpol jajaran koalisi itu," ujar SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disusunan baru keanggotaan KIB II, ada empat orang kader parpol yang dicopot dari posisi sebagai menteri. Mereka adalah Fadel Muhammad (Golkar), Suharna (PKS), Freddy Numberi dan Darwin Zaidi Saleh (PD).

Posisi Menteri Kelautan dan Perikanan yang ditinggalkan Fadel Muhammad, digantikan oleh Sharif Cicip Sutarjo. Sharif Cicip adalah politisi senior Golkar yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional.

Sedangkan posisi Menteri Riset dan Teknologi yang ditinggalkan Suharna, diserahkan kepada Prof Gusti Hatta (akademisi). Maka porsi PKS di dalam KIB II otomatis tinggal tiga dari empat sebelumnya.

Berkurangnya porsi dalam KIB II juga dialami oleh Partai Demokrat. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreastif diserahkan kepemimpinannya kepada Marie Elka Pangestu (Profesional).

Kementerian ESDM dan Kementerian Perhubungan tetap dipimpin kader PD. Dua pos itu masing-masing dipimpin oleh Jero Wacik yang sebelumnya adalah Menbudpar dan EE Mangindaan yang sebelumnya memimpin Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi.


(lh/feb)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini