Kabar itu tidak dibantah elit Golkar. Apalagi saat ini Golkar hanya mendapat jatah tiga menteri, lebih sedikit dari PKS.
"Itu ya kabarnya, saya malah mau tahu kabarnya. Ya kita lihat saja. Saya tidak boleh mengomentari itu di publik," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kan masih rumor yang beredar. Pastinya kan kita masih menunggu pengumuman resmi Presiden. Kalau boleh saya menilai, ketiga menteri dari golkar kinerjanya baik-baik saja," paparnya.
Golkar pun siap dengan segara kemungkinan. Tambah menteri, atau hanya kocok ulang menteri.
"Ya apakah nanti sama, atau nanti dapat bonus tambahan, nah sebaiknya kita tunggu saja. Karena pada menit-menit terakhir akan ada sesuatu yang terjadi kan kita tidak tahu," jelasnya.
Golkar pun menyerahkan sepenuhnya reshuffle kabinet kepada presiden SBY. "Karena itu manakala presiden memandang perlu ada reposisi, pergeseran atau pergantian, Golkar dalam posisi mengikhlaskan semua terjadi," tandasnya.
(van/gun)











































