"Saya tidak tahu alasan-alasan Pak Patrialis digeser. Setahu saya Pak Patrialis memiliki performa yang cukup tinggi," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/10/2011).
Menurut politikus Golkar ini, selain menguasai bidangnya, menkum HAM harus juga mempunyai kemampuan tambahan dalam berkomunikasi dengan DPR. Patrialis dinilai memiliki itu. Menkum HAM adalah koordinator wakil pemerintah dalam pembahasan RUU dengan DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo mengatakan, Amir Syamsuddin, sebagai kandidat menkum HAM yang baru, bisa juga mencontoh kemampuan plus Patrialis tersebut.
"Saya titip buat Pak Amir. Talenta Pak Patrialis boleh juga dicontek," ujarnya.
Meski demikian, Priyo menilai, Amir merupakan pengacara kondang yang mempunyai pikiran-pikiran dalam bidang hukum yang cukup brilian.
"Pak Amir nggak diragukan lagi. Kan dia profesional dalam lawyer-melawyer," tutup Priyo.
(lrn/nik)











































