PRD Serukan Golput di Pilpres II
Senin, 12 Jul 2004 12:48 WIB
Jakarta - Partai Rakyat Demokratik (PRD) menyerukan masyarakat agar tidak menggunakan hak pilihnya alias menjadi golongan putih (golput) dalam Pemilu Presiden (Pilpres) putaran kedua. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati, yang menurut perhitungan suara sementara menjadi pemenang Pilpres putaran pertama, dinilai tak mempunyai solusi yang kongkret untuk mengentaskan krisis negeri ini. Demikian disampaikan Ketua Umum PRD Yusuf Lakaseng dalam jumpa pers di kantor Komite Pimpinan Pusat PRD, Jl. Tebet Barat Dalam, Jakarta, Senin (12/7/2004). "Tak satu pun cares yang lolos ke putaran kedua mempunyai solusi kongkret yang adil, ilmiah, modern dan massal untuk menyelesaikan krisis kesejahteraan rakyat akibat serangan imprelis neo liberal," kata Yusuf. Selain tak mempunyai program kongkret, capres yang lolos juga dinilai pro militer. PRD kecewa kampanye anti capres militer yang dilancarkan sejumlah LSM dan organisasi pemuda hanya berhasil menyingkirkan Wiranto tapi tidak bisa menjegal SBY. Padahal SBY dan Wiranto sama-sama berlatar belakang militer. "Sama sekali tak berguna bagi rakyat untuk keluar dari ancaman militerisme dan krisis kesejahteraan dengan mendukung SBY. Sama tak berguna juga mendukung Mega yang bahkan hingga saat ini juga pengecut dalam menghapuskan militerisme," tandas Yusuf Lakaseng.
(iy/)











































