Terlibat Tawuran, Siswi SMK Ditangkap di Halim

Terlibat Tawuran, Siswi SMK Ditangkap di Halim

- detikNews
Selasa, 18 Okt 2011 13:50 WIB
Jakarta - Tawuran rupanya bukan hanya melibatkan laki-laki saja. Buktinya, seorang siswi SMK Penerbangan, Halim, ditangkap kepolisian karena terlibat dalam aksi tawuran dengan sekolah lainnya.

"Mau tidak mau, soalnya kita sudah terdesak," kata siswi SMK dengan inisial UP (14) kepada wartawan saat berada di ruang SPK Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (18/10/2011).

Siswi yang baru menginjak kelas 1 SMK ini bercerita dirinya ditangkap petugas saat bergumul dengan siswa SMK Bakti Jakarta di Jalan DI Panjaitan, Selasa (18/10). Awalnya UP dan teman sekolahnya sedang menunggu bus Patas di perempatan Cawang. Kemudian di seberang jalan gerombolan siswa Bakti Jakarta berteriak dengan kata-kata provokasi.

"Kita langsung lari karena takut diserang," ujar siswi yang mengenakan kawat gigi dengan bantalan merah ini.

UP dan keenam rekannya berupaya kabur. UP sendiri saat itu mengenakan sepatu hak setengah tinggi yang merupakan setelan wajib sekolahnya. Dia mengaku susah berlari saat siswa lain mengejar ke arahnya dan teman-temannya.

"Susah lari kalau pakai sepatu seperti ini, tapi mau nggak mau saya lari," kata siswi berambut panjang yang dicat agak kemerahan itu.

Saat berlari, salah satu rekannya rupanya menjadi bulan-bulanan kelompok lawan. Dia pun memutuskan kembali untuk menolong rekannya itu.

"Saya tidak tega melihat teman saya dianiaya, akhirnya saya terpaksa menolong," ujarnya sambil tersenyum.

UP berupaya menarik tubuh salah seorang siswa SMK Bakti Jakarta yang tengah menghajar rekannya. Dia pun mengaku hampir menjadi bulan-bulanan siswa SMK lainnya. Beruntung polisi patroli yang melintas membuat kedua kelompok yang terlibat tawuran itu lari kocar-kacir.

"Saya mau lari tapi keburu ketangkap," ujar UP yang mengenakan seragam biru-biru ini.

Bukan hanya UP, seorang rekannya juga ikut dibawa ke Polsek Jatinegara. Dari rekannya itu, petugas mendapati sebuah alat setrum.

Tawuran bagi UP bukan hal asing. Sebelumnya dia mengaku pernah juga terlibat tawuran. "Tapi baru sekarang ketangkapnya," ujarnya.

Kini UP harus menunggu orangtuanya untuk dijemput dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(nal/nal)


Berita Terkait