Sibuk, KPU Tak Ladeni Gus Dur
Senin, 12 Jul 2004 11:46 WIB
Jakarta - KPU menganggap angin lalu permintaan Gus Dur pada Presiden Mega agar KPU dibubarkan dan diganti muka baru. KPU terlalu sibuk untuk merespon statemen mantan presiden itu."Permintaan Gus Dur untuk memecat sebagian besar anggota KPU, saya sikapi dengan dua hal. Pertama, ini negara demokrasi, orang boleh beda paham. Kedua, kami di KPU terlalu sibuk mengurus kepentingan bangsa dan negara dan tidak ada waktu meladeni pernyataan-pernyataan yang sifatnya refleksi tabiat pribadi," kata anggota KPU Hamid Awaluddin saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jl.Imam Bonjol, Jakpus, Senin (12/7/2004).Belum ditanya apa tabiat Gus Dur, Hamid sudah menjawab. "Anda tentu bertanya apa tabiat pribadi Gus Dur? Yang pertama, ketidakkonsistenan pada banyak hal. Kedua, kemahiran dan kesenangannya untuk membuat heboh," jelasnya.Menurutnya, apa yang diungkapkan Gus Dur bahwa KPU perlu dibubarkan karena manipulatif dan curang adalah pernyataan yang sesungguhnya membutuhkan telaah dan bukti yuridis. "Saya tidak mau meladeni pernyataan-pernyataan yang sifatnya refleksi dari tabiat pribadi," demikian Hamid.
(nrl/)











































