"Dari situ dipastikan 100 persen bukan mewakili PPP," kata Muqowam kepada detikcom, Selasa (18/10/2011).
Muqowam membeberkan, Djan belum pernah duduk di pengurus harian PPP. Dia pernah duduk di majelis pakar, tapi itu pun tidak aktif. Djan juga kemudian memilih menjadi anggota DPD asal DKI Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muqowam menyarankan agar masuknya nama Djan itu dijelaskan pengurus harian PPP. Masih banyak kader lainnya di PPP yang memiliki komitmen pada partai berlambang Kabah itu.
"Semoga saja, saya berdoa dan berharap kalau Djan dianggap wakil PPP, bisa memberi sumbangsih untuk partai," tuturnya.
(ndr/fay)











































