Tolak Bala, Manten Edan-edanan Kawal Mantu Sultan

Royal Wedding Yogya

Tolak Bala, Manten Edan-edanan Kawal Mantu Sultan

- detikNews
Selasa, 18 Okt 2011 11:28 WIB
Tolak Bala, Manten Edan-edanan Kawal Mantu Sultan
Jakarta - Edan-edanan menjadi salah satu proses pernikahan agung di Kraton Yogyakarta. Dua pasang penganten edan-edanan mengawal KPH Yudanegara saat hendak melakukan prosesi panggih.

Manten edan-edanan adalah sepasang laki-laki dan perempuan yang berdandan seperti penganten namun berantakan. Edan-edanan dalam Bahasa Jawa berarti gila-gilaan.

Adanya dua pasang penganten edan-edanan ini sebagai pengusir atau tolak bala agar proses pernikahan berjalan lancar pada Selasa (18/10/2011). Dua pasang manten edan-edanan ini diperankan oleh para abdi dalem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka adalah Mas Kliwon Sumandiyo, Nyi Mas Wedana Hamong Sumowiyardjo, Bekel Padmosiyono, dan Nyi Bekel Sepuh Hamong Hadi Harsono. Selain berdandan berantakan dengan dandanan ala badut, manten edan-edanan pria membawa kuda lumping dan tombak kayu.

Sementara itu manten edan-edanan perempuan yang wajahnya dicoreng-coreng membawa payung dan wadah berisi aneka buah-buahan. Sambil berjalan, para abdi dalem itu terus tersenyum dan menari-nari.

Mereka menjadi tontonan tersendiri bagi para tamu yang hadir. Beberapa tamu tampak mengabadikan aksi-aksi keempat abdi dalem itu.

"Ini sebagai tolak bala agar acara berlangsung lancar tanpa halangan apapun, kamilah penolak balanya," kata salah satu pemeran manten edan-edanan Nyi Mas Wedono Hamong Sumowiyardjo.


(bgs/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads