Jenderal Aktif Jadi KaBIN, SBY Ingin Perkuat Dukungan Militer

Jenderal Aktif Jadi KaBIN, SBY Ingin Perkuat Dukungan Militer

- detikNews
Selasa, 18 Okt 2011 10:40 WIB
Jenderal Aktif Jadi KaBIN, SBY Ingin Perkuat Dukungan Militer
Jakarta - Presiden SBY menunjuk Letjen Marciano Norman sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Jenderal Pol (Purn) Sutanto. Kembali dipilihnya tentara aktif memimpin BIN dinilai berbau politis.

"Ini juga bagian politis SBY untuk memperkuat dukungannya dari militer ketika kepercayaan sipil menurun drastis," kata Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar, kepada detikcom, Selasa (18/10/2011).

Marciano, yang pernah menjabat Pangdam Jaya ini, merupakan tentara aktif yang akan memimpin BIN. Sebelumnya, kepala BIN berturut-turut dijabat dua purnawirawan dari TNI dan Polri, yakni Mayjen TNI (Purn) Syamsir Siregar dan Jenderal Pol (Purn) Sutanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengangkatan kembali KaBIN dari militer, dinilai Haris, juga karena SBY ingin memperkuat penanganan terorisme, yang dikawal oleh militer lewat BIN. Hal ini bisa dilihat dari mulai pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang melibatkan TNI.

"Dimana meminta komando teritorial juga terlibat dalam pemberantasan terorisme," terangnya.

(lrn/gun)


Berita Terkait