Duduki Kemenkum HAM, Amir & Denny Amankan SBY Dalam Persoalan Hukum

Duduki Kemenkum HAM, Amir & Denny Amankan SBY Dalam Persoalan Hukum

- detikNews
Selasa, 18 Okt 2011 08:04 WIB
Duduki Kemenkum HAM, Amir & Denny Amankan SBY Dalam Persoalan Hukum
Jakarta - Sebagai langkah perombakan susunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II, Presiden SBY telah menyandingkan Amir Syamsuddin dan Denny Indrayana untuk mengisi pos Kementerian Hukum dan HAM. Pemilihan keduanya ini dianggap cocok untuk mengamankan kinerja SBY dalam bidang hukum.

"Kompetensi keduanya tidak ada yang salah. Dari segi politik saya melihat duet keduanya merupakan bagian dari pengamanan kabinet dan SBY sendiri," terang pengamat politik Adrinof Chaniago, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (17/10/2011).

Pos Kemenkum HAM memang membutuhkan orang-orang yang kapabel di bidangnya. Menurutnya menggeser Patrialis adalah pilihan yang tepat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Patrialis banyak kelemahan, di Dirjen banyak masalah, pernyataannya sering blunder soal keringanan hukuman bagi koruptor," jelasnya.

Ia melihat duet Amir dan Denny ini akan saling mengisi. Dia juga yakin meskipun dua orang ini merupakan orang-orang yang cukup dekat dengan SBY, tidak akan mempengaruhi perkembangan masalah hukum di Indonesia.

"Duet praktisi dan akademisi itu bagus," tambahnya.

Meski demikian, secara keseluruhan, Adrinof melihat perombakan ini bertentangan dengan semangat birokrasi. Menurutnya duet menteri dan wakil menteri yang berasal dari latar belakang berbeda, akan menimbulkan konflik di kementerian itu.

"Ini memunculkan paradok, padahal seharusnya menciutkan ini malah memekarkan. Selain itu yang perlu ditakutkan implikasinya konflik di kementerian sangat mungkin terjadi karena latar belakang berbeda, politisi merasa punya kepentingan sementara wakil menteri bekerja profesional dengan kemampuannya," jelasnya.

"Saya juga lihat ini bukan membuat semakin efektif tapi semakin minim koordinasi nantinya," tandasnya.

(lia/her)


Berita Terkait