Ditemani anggota Komisi I DPR yang juga seorang selebriti, Tantowi Yahya, Vokalis Band Ungu, Pasha, Vokalis Nidji, Giring, dan Gitaris Padi Piyu datang ke DPR. Rupanya mereka mengeluhkan rencana penutupan layanan nada sambung atau ring back tone (RBT).
โMereka mengeluhkan rencana BRTI meng-unreg semua layanan content provider. Mereka merasa itu bisa merugikan mereka, karena mereka menganggap RBT tidak berkategori yang bermasalah,โ kata Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq, di gedung DPR, Jakarta, Senayan, Senin (17/10/2011).
Menurut Mahfud, Komisi I tetap mendukung langkah BRTI untuk mereset semua konten. Setelah meresat itulah nantinya akan dibuat aturan yang lebih ketat terkait konten yang bermasalah dan yang tidak.
"Siapa yang menawarkan RBT kita temukan ada siapa yang kerjasama dengan operator sejak pertama orang beli pulsa. Ada paket yang di dalamnya ada RBT pulsa dipotong itu kan nggak boleh," ujar Mahfud.
Sementara itu Giring mengaku puas dengan dialognya bersama perwakilan Komisi I DPR. Menurutnya Komisi merespon baik keluhan mereka.
"Kita sedikit lega setelah komisi I mendukung. Kayak nembak nyamuk pake meriam, padahal kita jujur industri musiknya jujur. Kita harap lebih detail ke siapa yang nakal, tapi kita nya tidak kena, karena bener-bener industri musik Indonesia nggak nakal," ujar Giring.
(feb/her)











































