Sedih Tertinggal Rombongan ke Makkah

Laporan dari Arab Saudi

Sedih Tertinggal Rombongan ke Makkah

- detikNews
Senin, 17 Okt 2011 16:51 WIB
Sedih Tertinggal Rombongan ke Makkah
Madinah - Rosanah termenung sedih di ruang makan Kantor Haji Indonesia di Madinah. Seorang petugas haji mencoba menghiburnya.

"Sudahlah Nek, tidak usah sedih," ujar petugas itu, Senin (17/10/2011) pukul 07.30 WAS atau 11.30 WIB.

"Bagaimana tidak sedih, saya tertinggal rombongan," jawab Rosanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rosanah adalah anggota kloter 7 BTH dari Provinsi Riau. Bersama adik-kakak Hairiyah dan Aisyah asal Tembilahan, dia ketinggalan rombongan yang telah berangkat ke Makkah usai isya, Minggu.

"Kami tidak memiliki informasi pasti jam berapa berangkat, setahu saya selesai isya pukul 09.00 malam," ujar Hairiyah.

Tapi sepulang salat isya, alangkah kagetnya mereka karena hotel telah bersih dari rombongan jamaah. Mereka putar-putar sampai pukul 23.00 WAS hingga kemudian dibawa petugas haji untuk diinapkan di wisma Misi Haji Indonesia.

Tas kopor dan barang-barang di kamar sudah tak ada. "Semuanya sudah dibawa ke Makkah," ujar Aisyah.

Zainy, petugas Misi Haji Indonesia di Madinah yang bertugas mengurusi paspor, menyebutkan, Rosanah dkk tidak bisa segera disusulkan ke Makkah pada Senin pagi karena paspor ketiganya terbawa rombongannya ke Makkah. "Mereka terlambat kembali dari masjid sehingga tidak ada waktu untuk menunggu. Mereka nantinya akan digabung dengan kloter lain yang berangkat ke Makkah," ujar Zainy.

Sedangkan paspor Rosanah dkk yang sudah dibawa ke Makkah, 450 km dari Madinah, Zainy yang sudah 10 kali musim haji menjadi petugas paspor, akan mengurusnya dengan 'trik' tertentu sehingga Rosanah dkk bisa berkumpul kembali dengan rrombongannya.

Sekadar diketahui, selama di Saudi, jamaah haji tidak mengantongi paspor. Paspor selalu dipegang pengelola haji di Saudi. Selama di Madinah, paspor dipegang oleh Muassasah Adilla untuk Indonesia. Ketika akan ke Makkah, ketua rombongan dan kloter mengecek paspor-paspor tersebut. Pengurus haji Saudi akan mengecek jumlah paspor dan jumlah penumpang di bus di check point tertentu.

Sejumlah jamaah terhalang pergi umroh ke Makkah tepat waktu karena sejumlah hal; kesasar, telat sampai hotel seperti yang dialami Rosanah dkk, masih dirawat karena sakit dan masalah paspor.

(nrl/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads