"Kalau jujur, secara kapabilitas dan kapasitas kemampuan kualitas orang pasti tidak meragukan Denny Indrayana. Bahkan mungkin lebih pantas jadi Menkum HAM," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/10/2011).
Apakah Patrialis Akbar yang menjabat sebagai Menkum HAM saat ini tidak cocok? Politisi PDI Perjuangan ini menampiknya. Patrialis, bagi Pram tetap cocok, namun Denny dianggapnya lebih cocok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Pram meminta pemerintah agar memperjelas aturan dan mekanisme pengangkatan wakil menteri. Khususnya terhadap Denny Indrayana yang kini menjabat sebagai staf khusus presiden bidang hukum dan pemberantasan KKN.
"Jangan sampai menyimpan masalah baru, kenapa Anggito (Anggito Abimanyu), dan salah satu wakil menkes gagal, ini tidak. Perlu dijelaskan apa yang nanti akan diumumkan secara terbuka oleh presiden," kata pria berkacamata ini.
Denny Indrayana memastikan diri sebagai calon wakil menteri hukum dan HAM kemarin setelah dipanggil oleh SBY di kantor presiden. Mantan ketua PUKAT UGM itu dipanggil bersama dengan calon wakil menteri ESDM dan calon wakil menteri agama.
(mad/gun)











































