Banyak Wakil Menteri, Hati-hati Tumpang Tindih di Kementerian

Banyak Wakil Menteri, Hati-hati Tumpang Tindih di Kementerian

- detikNews
Senin, 17 Okt 2011 10:10 WIB
Banyak Wakil Menteri, Hati-hati Tumpang Tindih di Kementerian
Jakarta - Presiden telah menunjuk 13 wakil menteri baru yang akan segera menduduki jabatannya. Bahkan untuk Kemendiknas akan ada 3 wakil menteri. Semakin banyaknya wakil menteri ini dikhawatirkan akan ada tumpang tindih di kementerian.

"Harus disampaikan kerja dan target yang jelas pada menteri dan wakil menteri. Harus hati-hati agar tidak tumpang tindih di kementerian, karena ada direktur, ada deputi dan ada fungsi pembantuan lainnya," kata pengamat birokrasi dari Lembaga Ilmu Politik Indonesia (LIPI) Syafuan Rozi dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (17/10/2011).

Tanpa pembagian kerja yang jelas, lanjutnya, akan mengamini dugaan masyarakat penambahan kursi wakil menteri hanya akan menambah biaya dan tidak menyelesaikan permasalahan di masing-masing kementerian. Jika hal ini terjadi maka penambahan wakil menteri dengan reformasi birokrasi akan bertolak belakang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syafuan mengatakan, jabatan menteri lebih terlihat sebagai jabatan politis. Karena itulah wakil menteri dipertimbangkan ada di kementerian. Untuk itu perlu pembagian tugas dan pencapaian target yang jelas.

"Kalau nggak ada target dan kerja yang jelas, ini hanya akan mubazir. Ada rasionalisasi parkinsonisasi, yakni membengkaknya jumlah birokrasi yang fungsinya tidak jelas hanya untuk imbangi konstelasi politik," tutur Syafuan.

Berikut para calon wakil menteri yang ditunjuk Presiden SBY dalam beberapa hari ini:

1. Dekan Fakultas Kedokteran UGM Prof Dr Ali Gufron Mukti sebagai Wakil Menteri Kesehatan
2. Dirjen Pemasaran Kemenbudpar Sapta Nirwandar sebagai Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
3. Mantan Dubes Singapura Wardana sebagai Wakil Menteri Luar Negeri menggantikan Triono Wibowo
4. Musliar Kasim sebagai Wakil Menteri Pendidikan Nasional bidang Pendidikan
5. Sekretaris Menteri BUMN Mahmudin Yasin sebagai Wakil Menteri BUMN
6. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisna Murti sebagai Wakil Menteri Perdagangan
7. Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar sebagai Wakil Menteri Keuangan
8. Kepala BPS Rusman Heriawan sebagai Wakil Menteri Pertanian
9. Guru Besar Arsitektur FT UGM Wiendu Nuryanti sebagai Wamendiknas bidang Kebudayaan
10. Guru Besar FISIP UI Prof Eko Prasojo sebagai Wakil Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi
11. Staf Khusus Denny Indrayana sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM
12. Widjajono Partowidagdo sebagai Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
13. Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar sebagai Wakil Menteri Agama

(vit/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini