Golkar: SBY Tak Berani Ganti Menteri Koalisi

Golkar: SBY Tak Berani Ganti Menteri Koalisi

- detikNews
Senin, 17 Okt 2011 07:59 WIB
Golkar: SBY Tak Berani Ganti Menteri Koalisi
Jakarta - Partai Golkar yakin Presiden SBY tidak akan berani mengambil resiko mereshuffle menteri dari partai koalisi. Banyaknya masalah yang masih mangkrak bisa digunakan untuk menyerang SBY disisa masa pemerintahannya.

"Saya menduga SBY tidak akan memiliki keberanian untuk mengganti menteri dari parpol koalisi. Karena kalau itu dilakukan, sebagaimana ancaman PKS akan merubah konstelasi politik di parlemen," kata Wakil Bendum Golkar, Bambang Soesatyo kepada detikcom, Senin (17/10/2011).

Menurut anggota dewan di komisi hukum itu, menjelang ujung pemerintahnya tentu SBY tidak ingin kekuasaannya digoyang dari parlemen. "Banyak celah bagi parlemen untuk menggunakan kewenangan istimewa parlemen, yaitu hak menyatakan pendapat," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keistimewaan yang dimiliki para politisi senayan itu lanjutnya, terkait dengan kasus seperti Bank Century, Mafia Pajak yang hingga kini belum dituntaskan. "Ini yang menjadi pertimbangan SBY dalam melakukan reshuffle," tandasnya.

Proses perombakan dan penataan ulang Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Tapi batas waktu untuk pengumuman susunan baru kabinet tetap pada sebelum 20 Oktober 2011.

"Pengumuman dan pelantikannya tanggal 19 Oktober untuk menteri dan wakil menteri terpilih," kata Jubir Kepresidenan, Julia Aldrin Pasha.

Kepada wartawan di kediaman pribadi Presiden SBY di Cikeas, Bogor, Sabtu (15/10/2011), dia menyatakan dengan demikian batas waktu sebelum 20 Oktober 2011 tetap bisa dipenuhi. Seperti sudah diketahui, itu adalah tanggal saat tepat pemerintahan SBY-Boediono masuki tahun ketiga.

(did/van)



Berita Terkait