Almarhum dengan nomor paspor A0764161 yang tergabung di kloter 2 embarkasi Medan, meninggal pada 15 Oktober pukul 15.30 waktu setempat dan dimakamkan di Syaraya.
Sedangkan Slamet Riadi, calon jamaah haji kloter 44, embarkasi Solo asal Majenang, Jawa Tengah, meninggal dunia empat jam sebelum mendarat di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, Minggu (16/10).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, 10 calhaj yang meninggal di Madinah adalah Fatimah binti H. Jamal (86 tahun, Kota Prabumulih, Sumsel), Kasimun bin Murtijan (77, Kediri, Jatim), Kasiyah binti Ahmad Disan (78, Kabupaten Kebumen, Jateng), Marhadi bin Druno (50, Kabupaten Bangkalan, Jatim), Andi Sutriany Amra binti Andi Mappiara (60, Ujung Pandang, Sulsel).
Dedeh Misyanah binti H.A. Sutia (60, Kabupaten Bandung Barat, Jabar), Muhtar bin Encon (90, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar), dan Tamidjah binti Manidjan (64, Jakarta Timur, Jakarta).
Kemudian Arifin bin Umar Usman (50, Indragiri Hilir, Riau) dan Slamet Sudir bin Sudir (74, Tangerang, Banten). Sampai pukul 15.24 WAS, calhaj yang sudah tiba di Arab Saudi sebanyak 93.729 dari 231 kloter.
(nrl/van)










































